Menumbuhkan Sifat Tawadhu'
Oleh: Ust. Abu Abdillah Syahrul Fatwa bin Luqman
Oleh: Ust. Abu Abdillah Syahrul Fatwa bin Luqman
DEFINISI TAWADHU'
Tawadhu' secara bahasa bermakna rendah terhadap
sesuatu.1
Sedangkan secara istilah adalah menampakkan perendahan hati kepada
sesuatu yang diagungkan. Ada juga yang mengatakan tawadhu' adalah mengagungkan
orang karena keutamaannya. Tawadhu' adalah menerima kebenaran dan tidak
menentang hukum.2
Tidak ada yang mengingkari, tawadhu' adalah
akhlak yang mulia. Yang menjadi pertanyaan, kepada siapa kita merendahkan hati.
Alloh عزّوجلّ
menyifati hamba yang dicintai-Nya dalam firman-Nya;
أَذِلَّةٍ
عَلَى الْمُؤْمِنِينَ أَعِزَّةٍ عَلَى الْكَافِرِينَ
“Yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang
mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir." (QS. al-Maidah
[5]: 54)
1. Mu'jam Maqoyis al-Lughoh hlm.1055, Ibnu Faris, al-Mufrodaat
hlm.540, al-Ashfahani
2. Madarij as-Salikin 2/379, Ibnul Qoyyim, Fathul Bari
11/341, Ibnu Hajar
Semoga bermanfaat…Mari Belajar Islam
Sumber:
[Sumber: Majalah
Al-Furqon No.103 Ed.11 Th. Ke-9_1431/2010]






0 komentar:
Posting Komentar